Pengguna platform X kini harus menghadapi pembatasan dalam jumlah unggahan harian jika tidak berpartisipasi dalam layanan verifikasi berbayar. Akun yang tidak terverifikasi hanya diperbolehkan untuk mengirim maksimal 50 unggahan dan 200 balasan setiap harinya.
Dalam pembaruan terbaru di halaman Pusat Bantuan, X menyatakan bahwa aturan ini berlaku bagi semua akun yang tidak memiliki centang biru. Kebijakan tersebut dinyatakan dengan jelas sebagai “50 original posts and 200 replies per day for unverified accounts.”
Menurut laporan dari Engadget yang dipublikasikan pada 18 Mei 2026, kebijakan baru ini jauh lebih ketat dibandingkan dengan ketentuan sebelumnya. Sebelumnya, pengguna X diizinkan untuk mengunggah hingga 2.400 konten dalam satu hari. Meskipun demikian, halaman bantuan tersebut masih menyertakan referensi lama mengenai batasan 2.400 unggahan per hari.
Sistem X juga akan memberikan notifikasi kepada pengguna saat mereka mencapai batas baru ini, termasuk informasi tentang batas mana yang telah terlampaui melalui pesan kesalahan. Langkah ini diyakini sebagai upaya X untuk mengurangi spam dan aktivitas bot yang mengganggu di platformnya.
Selain itu, perusahaan telah meluncurkan fitur “about this account” yang menunjukkan lokasi pengguna sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi di antara akunnya. Namun, kebijakan terbaru ini menuai kritik dari sebagian pengguna lama yang merasa pembatasan tersebut terlalu ketat untuk dilakukan.
X menawarkan opsi berlangganan berbayar bagi pengguna yang ingin mendapatkan batas unggahan yang lebih longgar. Paket Basic dari X Premium ditawarkan mulai dari US$ 3 per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 53 ribu, atau US$ 32 per tahun, sekitar Rp 566 ribu. Dengan langkah ini, X berusaha untuk menarik lebih banyak pengguna ke dalam layanan berbayar sambil meminimalkan masalah yang disebabkan oleh akun-akun yang tidak terverifikasi.